Puisi untukku



Gelap.
Aku tidak bisa melihat sekelilingku. Hanya hitam yang diterima oleh mataku.
Sunyi.
Aku tidak bisa mendengar apapun. Bahkan hembusan angin pun tak ada suaranya.
Hampa.
Aku tidak merasakan apapun. Seperti tidak terdapat benda atau sejenisnya disini.
Dimana aku?
Aku berteriak meminta pertolongan, berharap ada yang menyahutku. Tapi tidak ada jawaban sedikitpun ynag kuterima. bahkan akupun tak dapat mendengar teriakanku.
Tempat apa ini? 
Aku mulai melangkah dan mencoba merapa-raba. Tapi itu semua hanyalah ruang kosong. Tidak ada apapun yang tersentuh oleh tanganku. 


Aku tanpa arah,
Aku lemah,
Aku butuh petunjuk, 
Kemudian aku teringat kalimat pada Q.S Al-Fatihah : 6.
Kubaca dengan penuh pengharapan.
Tak lama, aku melihat cahaya redup yang perlahan mulai terang benderang
Aku mulai mendengar suara alunan kalimat-kalimat merdu dan menenangkan yang semakin terdengar jelas.
Aku mulai merasakan angin yang lembut membelai kulitku dan meniup-niup pakaianku.
Dan aku melihat wajah-wajah ynag bersahabat mendatangiku dengan senyum yang begitu indah.

Komentar